Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERSPEKTIF

Pilkada Sehat tanpa Money Politics

31
×

Pilkada Sehat tanpa Money Politics

Sebarkan artikel ini
Money Politics
Ilustrasi Stop Politik Uang/Ist

Mengatasi politik uang dapat dimulai dengan menghapus akarnya, yaitu dengan mengidentifikasi penyebab utama dan kondisi yang memungkinkan praktik tersebut berkembang pesat, serta merancang strategi teknis untuk mengatasi masalah tersebut. Penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko money politics dan pentingnya partisipasi politik yang bersih. Diperlukan kampanye informasi yang luas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak buruk money politics terhadap demokrasi.

Selain itu, kerja sama antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan media sangat diperlukan untuk melawan praktik politik uang. Media harus aktif dalam mengungkap praktik money politics dan memberikan liputan yang adil kepada semua kandidat.

Untuk mengurangi praktik money politics dalam Pilkada di Indonesia seperti yang disarankan sebelumnya, perubahan dan penyempurnaan terhadap peraturan perundang-undangan dalam bidang Pilkada harus dilakukan.

Selain itu, partai politik perlu mengembangkan strategi baru untuk mendekati pemilih agar hubungan antara partai politik dan rakyat semakin kuat, sehingga pada saat pemilihan umum, masyarakat akan memilih secara sadar tanpa harus diberi imbalan uang atau barang tertentu.

Pemerintah juga perlu mengutamakan upaya pemberantasan kemiskinan karena praktik money politics sering kali berpusat di kalangan masyarakat yang belum sejahtera.

Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menetapkan sanksi yang signifikan bagi mereka yang terlibat dalam praktik politik uang selama periode kampanye dan proses pemungutan suara.