Untuk Indonesia

Marten-Nelson Batal Divaksin, Ini Penyebabnya

Dulohupa.id– Sempat menyatakan diri akan memberikan contoh kepada masyarakat tentang keamanan Vaksin Sinovac, Walikota Gorontalo, Marten Taha dan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo akhirnya batal menjalani vaksinasi. Tim dokter menyatakan keduanya tidak layak menerima vaksin, beberapa saat sebelum di suntik vaksin. Berikut alasan kedua pimpinan daerah ini batal menerima vaksin sinovac.

Berdasarkan sejumlah informasi yang terangkum Redaksi Dulohupa.id, Alasan kedua kepala daerah itu batal menjalani vaksinasi memang berbeda.

nelson
Suasana pelaksanaan program vaksinasi tahap satu di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Jumat (15/1) (F. Fandiyanto Pou/ Dulohupa.id)

Kepada sejumlah awak media Jumat (15/1), Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengungkapkan, ia batal di suntik vaksin karena gula darahnya mendadak naik.

“Tadi saya di tahap pemeriksaan kesehatan (Screening) tidak memenuhi prosedur karena faktor gula darah naik cukup tinggi,” ujarnya.

Namun demikian, Nelson menegaskan ia akan berupaya untuk tetap menjalani program vaksinasi kedepannya. Hal ini untuk membantah stigma di masyarakat tentang isu hoax bahaya vaksin sinovac.

“Saya akan tetap mengikuti vaksinasi ini, semoga satu atau dua hari kedepan saya sudah bisa ikut,” terangnya.

Sementara itu, di Kota Gorontalo sendiri, Walikota Gorontalo, Marten Taha juga akhirnya batal menjalani program vaksinasi. Sempat melalui tahapan pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan, Marten di nyatakan tidak layak menerima vaksin.

Alasannya, karena Marten sudah berumur lebih dari 60 tahun.

“Saya diperiksa dari meja satu dan dua layak untuk di vaksinasi. Tapi dim eja ketiga di tolak. Karena kelengkapan administrasi tidak memenuhi syarat. Dilihat Nomor Induk Keluarga (NIK) tidak sesuai dengan vaksin ini. jadi bukan di tolak tetapi di tunda untuk menunggu vaksin lainya Sesuai dengan faktor usia,” ungkap marten.

Hingga saat ini, program vaksinasi tahap satu di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo masih terus berlangsung. Sebelumnya, Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, sudah menjalani program vaksinasi tahap awal di Rumah Sakit Ainun Habibie.

 

Reporter: Fandiyanto Pou, Yusuf Konoli

 

 

 

Comments are closed.