Scroll Untuk Lanjut Membaca
INFO COVID-19NASIONALPERISTIWA

Marten-Nelson Batal Divaksin, Ini Penyebabnya

105
×

Marten-Nelson Batal Divaksin, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Nelson
Walikota Gorontalo, Marten Taha saat tengah diperiksa kesehatannya sebelum akan mejalani program vaksinasi tahap satu di Kota Gorontalo, Jumat (15/1) (F. Yusuf Konoli/ Dulohupa.id)

Dulohupa.id– Sempat menyatakan diri akan memberikan contoh kepada masyarakat tentang keamanan Vaksin Sinovac, Walikota Gorontalo, Marten Taha dan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo akhirnya batal menjalani vaksinasi. Tim dokter menyatakan keduanya tidak layak menerima vaksin, beberapa saat sebelum di suntik vaksin. Berikut alasan kedua pimpinan daerah ini batal menerima vaksin sinovac.

Berdasarkan sejumlah informasi yang terangkum Redaksi Dulohupa.id, Alasan kedua kepala daerah itu batal menjalani vaksinasi memang berbeda.

nelson
Suasana pelaksanaan program vaksinasi tahap satu di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Jumat (15/1) (F. Fandiyanto Pou/ Dulohupa.id)

Kepada sejumlah awak media Jumat (15/1), Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengungkapkan, ia batal di suntik vaksin karena gula darahnya mendadak naik.

“Tadi saya di tahap pemeriksaan kesehatan (Screening) tidak memenuhi prosedur karena faktor gula darah naik cukup tinggi,” ujarnya.

Namun demikian, Nelson menegaskan ia akan berupaya untuk tetap menjalani program vaksinasi kedepannya. Hal ini untuk membantah stigma di masyarakat tentang isu hoax bahaya vaksin sinovac.

“Saya akan tetap mengikuti vaksinasi ini, semoga satu atau dua hari kedepan saya sudah bisa ikut,” terangnya.

Sementara itu, di Kota Gorontalo sendiri, Walikota Gorontalo, Marten Taha juga akhirnya batal menjalani program vaksinasi. Sempat melalui tahapan pendaftaran hingga pemeriksaan kesehatan, Marten di nyatakan tidak layak menerima vaksin.