Untuk Indonesia

Direktur RSUD Bumi Panua: Penyintas COVID-19 Bisa Divaksin

Dulohupa.id-Direktur RSUD Bumi Panua, Syahrawanti Abas mengungkapkan bahwa orang yang pernah terkonfirmasi positif COVID-19 atau penyintas COVID-19, diperbolehkan untuk mengikuti vaksinasi.

Hal ini merujuk pada petunjuk teknis (juknis) terbaru soal vaksinasi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui kementerian kesehatan.

“Memang ada juknis terbaru soal vaksinasi, dan betul orang yang pernah terkonfirmasi positif bisa divaksin,” ujar Syahrawanti kepada Dulohupa.id, Kamis (18/2).

Hanya saja, kata Syahrawanti, penyintas COVID-19 tersebut, harus sudah melebihi 3 bulan atau sudah dinyatakan negatif dalam tiga bulan terakhir.

“Untuk yang pernah positif COVID, itu harus tiga bulan setelah terkonfirmasi dan dinyatakan negatif,” ujarnya.

Syahrawanti juga menjelaskan, dalam tahap vaksinasi kedua ini, bukan hanya penyintas covid yang bisa divaksin. Ada juga beberapa orang yang bisa divaksin, yang pada juknis sebelumnya tidak bisa, namun pada juknis perubahan terbaru sudah bisa divaksin, katanya.

“Pada vaksinasi sebelumnya orang dengan tekanan darah tinggi tidak bisa, kini ada perubahan juknis, orang dengan tekanan darah di bawah 180 bisa ikut di vaksin, begitu juga dengan penyandang penyakit komorbid bisa juga divaksin,” terang Syahrawanti saat diwawancarai.

Kata Syahrawanti juga, wanita yang sedang menyusui juga bisa, namun ada batasan-batasan yang harus dipatuhi.

“Untuk ibu yang sedang menyusui ada batasan-batasan yang harus diperhatikan, tapi bisa ikut divaksin, begitu juga dengan orang yang punya penyakit diabetes, bisa ikut divaksin tapi ada hal-hal yang harus diperhatikan,” tambahnya.

Reporter: Zulkifli Mangkau

Comments are closed.