Untuk Indonesia

Dari Mana Asal Nitrogen dan Merkuri di Sawah Pohuwato? Ini Penjelasan DLH

Dulohupa.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gorontalo merilis temuannya terkait kandungan bahan berbahaya di persawahan Taluduyunu, Pohuwato. Dalam rapat bersama Komisi III DPRD di Ruang Sidang Paripurna, Yustinata Kabid Penataan, Perlindungan, dan Pengelolaan Lingkungan membeberkan faktanya. 

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya menemukan kandungan berbahaya itu, setelah melakukan penelitian dengan mengambil sampel sedimen di sawah tersebut. 

“Iya beberapa waktu lalu kita sudah melakukan penelitian, dan beberapa sawah yang ada di taluduyunu mengandung nitrogen dan merkuri,” ujar Yustiana yang saat itu berbicara mewakili Kepala Dinas DLH Pohuwato. 

Meski belum ada hasil yang pasti, namun dari dugaan sementara dari penelitian yang ia lakukan, bahwa kedua elemen kimia itu bisa jadi berasal dari pupuk yang selama ini dipakai oleh petani. Dan karena adanya kandungan itu, membuat petani gatal-gatal. 

“Dugaan kami sementara adalah pupuk, karena Pupuk Urea juga itu mengandung nitrogen, jadi untuk sementara itu,” ungkap Yustiana. 

Sebelumnya, beberapa masyarakat memang sudah mengeluhkan air yang mengairi sawah mereka. Sebab air tersebut menyebabkan masyarakat gatal-gatal. 

“Iya pengaruh air, sampai badan saya gatal-gatal, setelah ada aktifitas tambang sehingga menyebabkan air kita tercemar,” ungkap arlan salah satu warga yang mengalami gatal-gatal.

Reporter: Hendrik Gani

Comments are closed.