Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialFeaturePOHUWATO

Bekerja di PT BJA, Warga di Gorontalo Ini Antarkan Anaknya jadi Polisi

82
×

Bekerja di PT BJA, Warga di Gorontalo Ini Antarkan Anaknya jadi Polisi

Sebarkan artikel ini
Petani jadi Polisi
Ramsi Kansil, warga Kabupaten Pohuwato, Gorontalo saat menceritakan anaknya menjadi polisi. Foto/Ist

Gorontalo – Ramli Kansil, seorang warga di Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo sukse mengantarkan anaknya menjadi anggota kepolisian. Ramsi tak membayangkan jika jalan hidupnya akan sebaik sekarang semenjak ia bekerja di PT Biomasa Jaya Abadi (PT BJA) yang membangun pabrik pelet kayu di daerah Pohuwato.

Dari penghasilannya yang didapatkan dari PT BJA, Ramsi memberanikan diri untuk membiayai anak pertamanya kuliah di akademi perawatan (Akper) di kota Gorontalo.

Selepas lulus, keberuntungan mengikuti jejak langkah anak lelakinya itu. Tahun 2022 lalu anaknya diterima menjadi seorang polisi. Kini anak Ramsi bertugas di Polda Gorontalo.

“Anak saya lulus Akper langsung melamar tes di kepolisian dan diterima. Sebagai orangtua saya bangga dan bersyukur bisa mengantarkan anak-anak untuk hidup lebih baik. Apalagi saya juga tidak punya pendidikan yang baik,” ungkap Ramsi di Popayato, Provinsi Gorontalo.

Ramsi bercerita, sewaktu menjadi petani jagung penghasilannya selalu tidak pasti. Kadang saat panen bisa pegang uang, tapi ketika menunggu masa panen datang selama 5-6 bulan, ia kesulitan mendapatkan penghasilan. Sering selama masa menunggu itu ia menggantungkan hidup dari utang kepada tengkulak jagungnya. Jadi ketika panen tiba, uang yang diperoleh sudah habis untuk melunasi utang-utangnya.

banner